PKT Di Sambut Antusias Tinggi Dari Warga Kulon Progo

PKT Di Sambut Antusias Tinggi Dari Warga Kulon Progo

  • November 7, 2019

Berita Terbaru – Sekitar 40 warga Kulon Progo, ikuti program pelatihan kewirausahaan terintegrasi (PKT) batik, di galeri batik Banyu Sebrang, Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Senin (4/11/2019). PKT batik tahap pertama selama 40 jam pelajaran (JP) ini akan diadakan selama lima hari.

PKT Di Sambut Antusias Tinggi Dari Warga Kulon Progo

Dalam sambutannya, Kepala Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kemnaker, Chairul Fadhly Harahap menjelaskan, PKT batik diadakan untuk tingkatkan kualitas tenaga kerja warga Kulon Progo, lewat revitalisasi BLK serta pembentukan BLK Komune.

Seterusnya, PKT batik hasil kerjasama BBPP Kemnaker dengan Wakil Bupati Kulon Progo ini, akan menandatangi nota kesepakatan (MoU).

“Kami akan jadikan Kulon progo jadi kemampuan development center serta center of productivity BBPP Kemnaker. Warga harus produktif, serta produktivitas ini harus efisien, efektif dan berkualitas, hingga mempunyai nilai lebih yang produktif, ” kata Chairul.

Menurut Chairul, PKT di Kulon Progo adalah serangkaian safari produktivitas ke beberapa wilayah bentuk loyalitas riil BBPP Kemnaker, dalam tingkatkan produktivitas warga Indonesia, khususnya pekerjaan training di bidang informal, yakni warga yang sedang meniti UKM serta yang sudah mempunyai UKM.

“Sesudah training, mereka akan memperoleh pendampingan terpadu lewat coaching serta mentoring untuk pastikan kelangsungan kepelatihan berbentuk kesuksesan peserta training membangun usaha, ” katanya.

Chairul menjelaskan, dengan berkurangnya pengangguran 50 ribu orang satu tahun paling akhir, karena itu ini searah dengan Tingkat Penganguran Terbuka (TPT) yang turun jadi 5,01 % pada Februari 2019. Dengan jumlahnya barisan umur produktif yang lumayan tinggi, Indonesia mengalami bonus demografi, serta ini jadi asset pemerintah untuk tingkatkan kualitas produktivitas perekonomian.

“Sekarang adalah waktu yang pas untuk selekasnya lakukan pembangunan serta membuat SDM yang unggul, produktif serta berkapasitas saing dalam berwiraswasta. Diantaranya lewat program PKT, ” kata Chairul.

Untuk jamin kesuksesan serta kelangsungan training, Wakil Bupati Kulon Progo, Sutedjo menyarankan warga yang sudah pilih training batik jadi bagian upayanya, supaya masih berkelanjutan serta loyalitas selalu untuk tingkatkan serta meningkatkan upayanya.

Sutedjo memberikan tambahan, program training kewirausahaan terpadu hasil kerjasama beberapa faksi ini akan mempunyai dampak relevan dalam meingkatkan produktivitas warga Kulon Progo.”Pekerjaan ini diinginkan berefek pada bertambahnya jumlahnya tenaga kerja serta menyusut nya tingkat pengangguran, ” katanya.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*