Hati Hati dengan 5 Penyakit Yang sering Menghampiri Kita Di Musim Hujan Ini

Hati Hati dengan 5 Penyakit Yang sering Menghampiri Kita Di Musim Hujan Ini

  • December 4, 2019

Berita Terbaru – Sejumlah besar daerah Indonesia akan mulai masuk musim hujan semenjak Dasarian I (10 hari pertama) bulan Desember 2019, sampai alami pucuk pada Januari 2020. Ini jadi suatu hal yang dinanti warga sesudah melalui babak musim kemarau dengan kekeringan yang lumayan panjang pada tahun ini. Tetapi, penyakit tidak lepas mengawasi Anda sepanjang musim hujan. Dikutip Wartawan dari Hellosehat, ini beberapa penyakit musim hujan yang seringkali dirasakan orang Indonesia.

Hati Hati dengan 5 Penyakit Yang sering Menghampiri Kita Di Musim Hujan Ini

Yang pertama adalah Influenza atau flu

Influenza di wilayah tropis dikatakan tidak kenal musim. Walau pada musim dingin atau musim hujan, orang jadi benar-benar rawan terjangkit virus influenza. Penyakit yang dikarenakan oleh virus influenza A, B atau C ini bisa menebar lewat batuk, bersin, atau cukup dengan sentuhan pada benda yang telah terkontaminasi oleh pasien flu.

“Influenza itu sebetulnya beresiko serta meneror nyawa, sangat punya potensi jadi wabah sebab bisa menyebar secara cepat. Bahaya jika sampai komplikasi,” kata Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia Prof Dr dr Irislah Rengganis SpPD dalam acara Bebas Influenza Waktu Travelling di Jakarta, Senin (25/11/2019). Pada keadaan kronis, influenza dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, tidak berhasil ginjal, tidak berhasil hati, sampai kematian.

Yang kedua adalah Diare

Diare adalah penyakit yang diikuti dengan tanda-tanda encernya feses yang dikelurakan serta frekwensi baung air besar yang seringkali dibanding umumnya. Bakteri pemicu diare yang paling biasa yakni seperti rotavirus, shigella, E.coli, cryptosporidium dan lain-lain.

Diare dipandang seperti usaha badan untuk keluarkan toksin atau kuman yang berada di pada tubuh. Tetapi bila sering alami diare, disarankan dokter tidak untuk konsumsi antibiotik. Tetapi diberi minum elektrolit atau oralit, tidak hanya yang penting ialah memperbanyak minum air putih.

Yang ketiga adalah Demam tifoid (tipes)

Demam tifoid atau yang diketahui dengan tipes adaah infeksi menyebar yang dikarenakan oleh bakteri Salmonella thyphi atau Salmonella paratyphi. Bakteri itu menebar lewat minuman dan makanan yang terkontaminasi. Bila tidak diatasi dengan selekasnya, penderitanya bisa alami komplikasi seperti pneumonia, pleuritis, miokarditis (peradangan otot jantung), tidak berhasil jantung kronis, serta kematian.

Yang keempat adalah Demam Berdarah Dengue ( DBD)

DBD salah satu type penyakit musim hujan yang dikarenakan oleh nyamuk Aedes aegypti serta Aedes albopictus. Tekadang DBD bisa mengakibatkan ngilu sendi serta otot dimana tulang terasanya retak. DBD yang kronis, diketahui dengan hemorrhagic fever, bisa mengakibatkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah yang mendadak (shock), serta kematian. Ini butuh dicermati sebab pada musim hujan, akan ada beberapa kubangan air. Disengaja atau tidak, kubangan ini punya potensi jadi sarang jentik nyamuk.

Yang kelima adalah Leptospirosis (kencing tikus)

Kencing tikus dikarenakan oleh bakteri berupa spiral yang disebutkan Leptospira interrogans. Penyebarannya dapat lewat sentuhan, yakni waktu sentuh tanah atau air, tanah basah, atau tanaman yang terkontaminasi oleh urine binatang yang terinfeksi.

Tidak hanya tikus, hewan yang seringkali menularkan leptospirosis ialah sapi, babi, anjing, reptil, serta hewan amfibi, dan hewan pengerat yang lain. Mengenai tanda-tanda kencing tikus yakni demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, mata merah, menggigil, otot betis sakit, serta sakit perut. Pada masalah khusus serta bisa mengakibatkan masalah hati, tidak berhasil ginjal, meningitis, sampai ketidakberhasilan pernafasan.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*